Peringati Hari Ibu ke-97, Momentum Perjuangan Pergerakan Perempuan Indonesia

Literasi Sultra - Informasi Sultra Untuk Indonesia
Minggu, 21 Desember 2025, Desember 21, 2025 WIB Last Updated 2025-12-22T06:46:29Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Konkep, Literasisultra.com - Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menggelar upacar peringatan Hari Ibu ke 97 Tahun 2025 di Aula Kantor Bupati Konkep, Senin, (22/12).

Upacara peringatan Hari Ibu kali ini bertajuk 'Perempuan Berdaya, Perempuan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045' dipimpin langsung oleh Bupati Konkep, Rifki Saifullah Razak,ST didampingi Wakilnya Muhamad Farid,SE turut dihadiri oleh Sekda Konkep, Ir. H. Cecep Trisna jayadi, para kepala Oganisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kabag, Camat, dan unsur Forkopimda lingkup pemerintahan Kabupaten Konkep.

Perlu diketahui, sejarah Hari Ibu berakar pada Kongres Perempuan Indonesia pertama pada tahun 1928 di Yogyakarta, yang menjadi momentum lahirnya gerakan perempuan secara nasional. Melalui kongres tersebut, perempuan Indonesia berkumpul, bersuara, dan menetapkan arah perjuangan bersama.

Komitmen para perempuan pejuang kala itu mengantarkan Indonesia pada tonggak penting yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Ibu melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959. Sejak itu, hari ini menjadi pengingat bahwa perempuan telah, sedang, dan akan terus menjadi bagian strategis dalam pembangunan bangsa.

Bupati Konkep, Rifki Saifullah Razak,ST dalam sambutannya mengatakan, Peringatan ini bukan sekadar seremonial dan bukan pula perayaan "Mother’s Day " sebagaimana dipahami di beberapa budaya, namun merupakan apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua peran dan kapasitasnya baik dalam keluarga, masyarakat, bangsa, maupun Negara.

"Perempuan di Indonesia telah mengambil peran penting dalam berbagai aspek kehidupan mulai dari aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik dan sosial budaya. Perempuan adalah pilar utama dalam membangun Pondasi yang kuat bagi pembangunan berkelanjutan," ucap Rifki dengan nada tenangnya.

Melalui momentum tersebut, perempuan bukan hanya menerima manfaat pembangunan tetapi juga sebagai agen perubahan. Perempuan Indonesia telah menjadi penggerak dalam mendorong kesejahteraan sosial dan kesetaraan gender.

Ia menyampaikan, peringatan Hari Ibu ke-97 ini merupakan kesempatan yang ideal untuk menghargai peran dan pencapaian perempuan Indonesia dalam mendorong partisipasi dan keterlibatan perempuan dalam pembuatan kebijakan dan pengambilan keputusan di Indonesia.

Selain itu, memotivasi perempuan untuk mengambil peran aktif dalam memajukan negara dan melestarikan keragaman budaya dan warisan perempuan Indonesia.

"Sejalan dengan hal tersebut, saya mengajak seluruh perempuan dan ibu di Kabupaten Konawe Kepulauan, mari kita jaga generasi kita dari pengaruh keterbukaan informasi melalui digitalisasi ancaman narkoba, judi offline dan online serta pengaruh pergaulan dan seks bebas,"pintanya.

"Semoga dengan semangat peringatan Hari Ibu ke-97 tahun 2025 ini akan membangkitkan motivasi perempuan di Kabupaten Konawe Kepulauan untuk lebih berdaya dan berkarya serta memacu semangat agar mampu berperan nyata dalam pembangunan demi mewujudkan Wawonii Emas Berkelanjutan Tahun 2030," harapnya.


Penulis : Hendrawan


Komentar

Tampilkan

Terkini