Gelar Paripurna HUT Konkep ke-13, Kolaborasi Kerja Nyata Dalam Gerbang Wawonii Emas

Literasi Sultra - Informasi Sultra Untuk Indonesia
Sabtu, 11 April 2026, April 11, 2026 WIB Last Updated 2026-04-11T11:40:59Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Ketgam; Bupati Konkep Rifki Saifullah Razak,ST saat menyampaikan sambutan, Foto (istimewa) 

Konkep,Literasisultra.com - Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe Kepulauan yang ke-13, Pemerintah dan DPRD Konkep menggelar rapat paripurna di Aula Gedung sekertariat DPRD Konkep,Sabtu, (11/4/2026).

Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Konkep, Ishak,SE didampingi Wakil Ketua II, Sahidin,SE yang dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Konkep, Rifki Saifullah Razak,ST dan Muhammad Farid,SE.

Turut hadir pula, Sekertaris Daerah, Ir.H. Cecep Trisnajayadi,MM para Kepala OPD, Staf Ahli, Ketua TP-PKK Konkep, Camat, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, unsur Forkopimda serta para Tokoh masyarakat.

Bupati Konkep Rifqi Saifullah Razak dalam sambutannya mengungkapkan bahwa lahirnya Kabupaten Konawe Kepulauan sebagai daerah otonomi baru (DOB) merupakan hasil perjuangan panjang yang penuh pengorbanan.

"Pada hari Minggu nanti tanggal 12 April 2026 Kenapa sudah usia daerah ini menjadi 13 tahun. Hal ini mendedikasikan bahwa tidak hanya menggambarkan sudah 13 tahun menjadi daerah otonomi tetapi juga memiliki makna lahirnya peradaban baru di Kabupaten Konawe Kepulauan,"ujarnya, Sabtu,(11/4).

Disebutnya, HUT Konkep kali ini bertajuk Kolaborasi Nyata dalam Gerbang Wawonii Emas. Hal ini telah sejalan dengan visi Wawonii Emas (Ekonomi Maju Adil Sejahtera) Berkelanjutan tahun 2030.

"Tema ini memberikan makna bahwa pembangunan harus dilaksanakan secara sinergi, kolaboratif dan terintegrasi,"pungkasnya.

Ditengah belenggu keterbatasan anggaran, ia mengajak agar seluruh stakeholder dapat meningkatkan kolaborasi dan kerja nyata dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Olehnya itu, Ia menekankan, baik DPRD dan Pemerintah Daerah dapat mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi daerah.

Selain itu, prioritas anggaran diarahkan untuk program unggulan serta melakukan pembatasan kegiatan diluar wilayah Kabupaten Konkep.

"Mengurangi kegiatan yang sifatnya seremonial dan memprioritaskan kegiatan produktif kemudian membangun sinergitas dan penguatan peran desa sebagai ujung tombak pembangunan," tuntasnya.


Penulis : Hendrawan
Komentar

Tampilkan

Terkini