![]() |
| Ketgam; Foto Yusril Formatur Ketua Umum HMI Cabang Kendari |
Kendari, Literasisultra.com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari menggelar Konferensi Cabang ke XXX untuk menemukan nahkoda baru. Hasil Konfercab tersebut, presidium sidang resmi menetapkan Yusril sebagai Formatur Ketua Umum usai melakukan pemilihan secara demokrasi beberapa waktu lalu dengan kemenangan telak mengalahkan tiga calon lainnya.
Dari total 16 suara yang diperebutkan, Yusril dari HMI Komisariat FISIP UHO berhasil mengantongi 12 suara, sementara Erwan Edo yang mendapat rekomendasi HMI Komisariat Pertanian hanya memperoleh tiga suara, menyusul Zuhur Lamade satu suara dan Yasril dari HMI Komisariat Teknik UHO tidak meraup suara sama sekali, bahkan lebih memilih abstain.
Diketahui, Kemenangan Yusril dalam kontestasi tersebut didukung oleh 5 Komisariat dari 7 Komisariat sebagai peserta penuh yang memiliki hak suara dalam Konfercab tersebut. 5 Komisariat yang mendukung kemenangan Yusril diantaranya, Komisariat Unsultra, FKIP UHO, Fakultas Hukum UHO, FISIP UHO, dan Komisariat Al-Ghazali IAIN.
Sementara dua Komisariat lainnya, seperti Komisariat Pertanian dan Teknik UHO mendukung figur usunganya masig-masing. Meski demikian sejumlah Komisariat lain yang berstatus peninjau juga hadir dalam forum dan memberikan dukungan moral terhadap proses regenerasi kepemimpinan tersebut.
Usai Penetapan hasil Konfercab, Selasa (2/12/2025) Yusril mengatakan, periode kepemimpinannya akan berlandaskan pada semangat “HMI Koheren,” pilihan tagline yang menurutnya bukan hanya sekadar slogan, tetapi komitmen untuk menghubungkan kembali setiap unsur komisariat di bawah satu irama perjuangan.
Ia menerangkan, koheren memiliki makna bergerak selaras, searah, dan saling melengkapi. Sebuah kondisi ideal yang dibutuhkan HMI Cabang Kendari untuk kembali menjadi kekuatan mahasiswa yang solid dan berpengaruh kedepannya.
"HMI Koheren adalah ajakan untuk menyatukan langkah. Olehnya itu, kita harus memastikan bahwa setiap Komisariat tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling menopang, merajut kembali kebersamaan tanpa sekat," jelasnya.
Menurutnya, tantangan utama HMI cabang Kendari tidak terletak pada faktor eksternal, melainkan pada hubungan internal yang selama ini kurang terkoordinasi, sehingga melemahkan gerakan kolektif.
Melalui penerapan prinsip koherensi, ia berharap HMI Cabang Kendari mampu menghadirkan kekuatan baru yang bersumber dari kesatuan struktur, kekompakan kader, serta kesadaran bersama untuk membangun gerakan yang responsif terhadap isu-isu mahasiswa dan masyarakat.
Dengan segala kerendahan hati, ia mengajak pada seluruh kader, alumni, komisariat HMI serta mitra strategis untuk mengawal dan mendukung masa kepemimpinan baru agar HMI Cabang Kendari lebih baik lagi kedepannya.
Kata Yusril, Kepemimpinan baru bukan sekadar perubahan pemimpin, tetapi perubahan orientasi gerakan menuju harmoni, persatuan, dan kekuatan kolektif organisasi.
"Mudah-mudahan ini menjadi titik awal terciptanya energi baru dalam konsolidasi organisasi, menjaga semangat kebersamaan untuk menjadi pondasi utama dalam mempertegas posisi HMI sebagai organisasi Mahasiswa yang progresif, terkonsolidasi, dan berdampak," tuntasnya.
Penulis : Wan
.png)
.png)

.png)





.png)