![]() |
| Kepala BKD Konkep, Mahmud,SP.,M.PW. Foto (Hendrawa) |
Konkep, Literasisultra.com - Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus berupaya agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus optimal dan meningkat melampaui target yang telah ditetapkan disetiap tahunnya.
Kepala BKD Konkep, Mahmud,SP.,M.PW mengatakan, Pemkab Konkep telah menetapkan target PAD tahun 2025 sebesar Rp 20,728 Miliar. Sedangkan realisasinya berhasil mencapai Rp 22,168 Miliar atau melampaui target 6,95 persen.
Ia menjelaskan, dari beberapa item penyumbang PAD Konkep tahun 2025 pendapatan terbesar dihasilkan oleh pendapatan pajak daerah yang mencapai Rp 7.700 Miliar yang sebelumnya kita targetkan Rp 6.483 Miliar.
Selanjutnya, menyusul hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan yang mencapai Rp 5.293 Miliar, sementara Pendapatan Retribusi Daerah Rp 5.021 Miliar, kemudian, Lain-lain PAD yang Sah berjumlah Rp 4.153 Miliar.
Terakhir, retribusi jasa usaha Rp 1.172 Miliar realisasinya dibawah dari target yang telah tentukan yakni Rp 1.758 Miliar atau turun 1,75 persen dari total target.
"Realisasi PAD tahun ini merupakan realisasi tertinggi yang melampaui target sejak tiga tahun terakhir," bebernya, Jumat, (02/01/2025) melalui WatsApp.
Eks Kabag Umum itu menjelaskan, langkah Pemkab Konkep untuk menghasilkan PAD melampaui target dengan melakukan pemetaan objek pajak dan retrubusi daerah sesuai Perda No 1 tahun 2024.
"Hal itu dilakukan dengan mengkoordinasikan dan mengeksplorasi objek pajak dari semua OPD terkait, selanjutnya menerbitkan surat edaran untuk efektifitas pelaksanaannya dan pemungutannya," jelasnya.
Ia berpesan, agar seluruh masyarakat Konkep memiliki kesadaran dan pemahaman akan pentingnya pajak dan retribusi daerah dalam mendorong kontribusi peningkatan fiskal daerah yang nantinya bakal menjadi pembiayaan pembangunan Pulau Wawonii yang lebih baik kedepannya.
Diinfokan, target PAD tahun 2026 ialah Rp 17.788 Miliar turun drastis dari target PAD tahun 2025. Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan Efisiensi Anggaran dari pemerintah pusat.
"Kebijakan fisiensi anggaran tentu merupakan hal mendasar turunnya target PAD tahun 2026. Karena APBD kita juga sisa 417 Miliar tahun 2026, sementara tahun 2025 APBD kita 743 Miliar," tuntasnya.
Penulis : Hendrawan
.png)
.png)

.png)





.png)