Pemkab Konkep Beberkan Kendala Asrama Mahasiswa Wawonii di Kendari Tak Kunjung Difungsikan Hingga Kini

Literasi Sultra - Informasi Sultra Untuk Indonesia
Sabtu, 04 April 2026, April 04, 2026 WIB Last Updated 2026-04-05T07:31:22Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Ketgam; Kabag Umum Konkep, Moh. Arie Darmawan, S.T., M. Kes. Foto (Istimewa) 

Konkep, Literasisultra.com - Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) melalui Kepala Bagian (Kabag) Umum membeberkan beberapa kendala Asrama Mahasiswa Wawonii di Kendari yang dibangun dari tahun 2019 tak kunjung difungsikan hingga kini.

Kabag Umum Konkep, Moh. Arie Darmawan,S.T.,M.Kes mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya untuk segera mengfungsikan Asrama Mahasiswa Wawonii sesuai yang dijanjikan, namun dalam prosesnya terdapat beberapa kendala yang membutuhkan anggaran cukup banyak sementara anggaran daerah sangat terbatas.

"Tahun 2026 ini memang telah kita renacanakan penganngaran untuk memenuhi fasilitas Asrama, namun terjadi efisiensi anggaran sehingga menjadi kendala, sementara fasilitas Asrama mulai dari ranjang, suprimbet, beberapa pintu stenlis, mesin air, hingga tembaga stalasi listrik habis karena dicuri," jelasnya saat ditemui langsung oleh awak media ini, Sabtu malam, (4/4/2026).

Tidak hanya itu, pagar besi sebagai gerbang utama masuk Asrama tersebut ikut tak tersisa di ambil oleh pencuri. Selain itu beberapa kaca jendela juga telah dihancurkan sebagai akses melancarkan aksi pencurian fasilitas Asrama.

Ia pula mengatakan, kendala lain ialah akses jalan menuju Asrama yang masih sangat sulit untuk dilalui oleh kendaraan. Pemda Konkep juga tidak mempunyai kewenangan untuk melakukan perbaikan jalan karena telah berada diluar bataswilayahh apabila melakukan pembukaan dan peningkatan jalan menggunakan APBD Konkep. 

Disebutnya, Bupati Konkep juga telah melakukan upaya dengan cara menyampaikan aspirasi ke DPRD Sultra agar bisa membantu mengakomodir perbaikan jalan Asrama Mahasiswa Wawonii melalui anggaran APBD Sultra tahun anggaran 2026 ini.

"Target kita secepatnya Asrama bisa difungsikan, kalau bisa tahun ini kenapa tidak, bukan karena tidak mau, tapi kendala terbesar kita adalah anggaran sangat terbatas sementara kebutuhan kita sangat banyak,"ungakpnya.

Ia menyampaikan, perlunya kolaborasi dengan pihak Satpol-PP kedepannya dalam menjaga keamanan asrama mahasiswa sehingga ketertiban dan rasa aman bakal tercipta ketika asrama difungsikan

Ia menjelaskan, pada tahun 2023 lalu, pihaknya telah melakukan pembukaan pendaftaran bagi Mahasiswa Wawonii yang siap untuk menempati Asrama tersebut yang dibagi menjadi dua tahap namun tak satupun yang mendaftar.

Alih-alih melakukan pendaftaran, justru pembukaan pendaftaran asrama tersebut disangkut pautkan dengan politik karena pada saat itu bertepatan dengan momentum pesta demokrasi yang semakin dekat.

"Tahun pertama saya dilantik sebagai Kabag umum, kita langsung membuat Perbup mengenai Asrama Mahasiswa, selanjutnya kita membuka pendaftaran yang pertama untuk laki-laki dan kedua perempuan tapi tidak ada satupun yang mendaftar," ujarnya.

Olehnya itu, Ia berharap Mahasiswa dapat memaklumi kondisi fiskal daerah saat ini sehingga Pemda Konkep belum dapat menuntaskan permasalahan Asrama dan melenceng dari waktu yang sebelumnya telah disepakati bersama.

"Harapan saya adalah adik adik Mahasiswa bantu kami untuk berpikir apa yang harus kita lakukan, apakah dengan melakukan kerja bakti untuk mengurus jalan, dan mencari solusi altenatif untuk kendala lainnya agar Asrama bisa dugunakan secepatnya,"ungkapnya.

"Saya juga sebagai Kabag Umum yang diberikan tanggung jawab sebagai pengelolah asrama mengucapkan permohonan maaf terkait keterlambatan mengfungsikan asrama Mahasiswa hal itu karena efisiensi anggaran diluar kendali kami," tambahnya.

Ia juga mengapreasiasi pada mahasiswa yang masih terus mengkritik dan mempertanyakan perihal asrama mahasiswa. Menurutnya, kritik sehat merupakan salah bentuk dumber daya manusia di Konkep makin terus berkembang dan tidak apatis dalam mengawal pembangunan daerah.

Diinfokan, dalam waktu dekat ini, pihaknya bakal mengundang kembali Mahasiswa Wawonii untuk bersama sama berdiskusi agar tak terjadi miskomunikasi sembari tetap melakukan kordinasi kepada Bupati sebagai pucuk pimpinan daerah.

Kabag umum itu juga membeberkan, pertemuan sebelumnya antar Pemda dan Mahasiwa bukan di inisiasi olehnya sebagai penanggung jawab Asrama Mahasiswa Wawonii melainkan pihak Bappeda sehingga hasil rapat beberapa waktu lalu di luar dari rencana yang telah ia rancang.

"Olehnya itu, perlunya pertemuan kembali dengan mahasiswa agar tak ada miskomunikasi berkepanjangan antar Mahasiwa dan Pemda Konkep mengenai Asrama," tuntasnya.

Saat di komfirmasi, Wakil Ketua Hipmawani, Muhamad Rijal mengatakan, Mahasiwa siap menunggu pertemuan berikutnya dengan Pemda Konkep.

"Kami selalu siap menunggu yang penting hasilnya jelas, kami juga siap sama sama melakukan kerja bakti untuk melakukan pembenahan jalan asalkan hal itu menjadi solusi agar Asrama segera digunakan," pungkasnya,Minggu, (5/4).


Penulis : Hendrawan


Komentar

Tampilkan

Terkini